Jumat, 17 April 2020

OHOI DIAN BERSINERGI MELAWAN WABAH COVID19

Virus Corona adalah sebuah keluarga virus yang ditemukan pada manusia dan hewan. Sebagian virusnya dapat menginveksi manusia serta menyebabkan berbagai penyakit, mulai dari penyakit umum seperti flu, hingga penyakit-penyakit yang lebih fatal, seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).
(https://www.cigna.co.id/health-wellness/yang-perlu-anda-ketahui-tentang-coronavirus)

Pertama kali ditemukan di Wuhan, China pada akhir 2019 lalu. Virus ini sudah menyebar ke lebih dari 200 negara di dunia termasuk Indonesia. khususnya di Indonesia kasus penyebaran virus ini telah merambah ke berbagai Propinsi dan kabupaten, Kota, termasuk Propinsi Maluku.

Dalam rangka melakukan pencegahan dan proteksi masyarakat terhadap paparan inveksi virus ini, Pemerintah Ohoi Dian, Kecamatan Hoat Sorbay, Kabupaten Maluku Tenggara, sesuai Surat Edaran Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi republik Nomor : 8 Tahun 2020 Tentang Desa Tanggap Covid-19 Dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa, telah membentuk Tim Relawan Covid-19 yang melibatkan seluruh elemen masyarakat dan stakeholder untuk melawan penularan virus ini.
Setelah dibentuk oleh Pemerintah Ohoi Dian, Tim Relawan yang dikepalai oleh Kepala Ohoi (Desa) Dian, bergerak cepat melakukan langkah-langkah konkrit yang bersentuhan langsung kepada masyarakat. Salah satu diantaranya melakukan sosialisasi pola hidup sehat dimulai dengan mencunci tangan. Tidak sampai disitu, Tim Relawan melakukan pembagian tempat cuci tangan dan sabun secara gratis kepada setiap rumah di Ohoi Dian.



Relawan Bersama BABINSA Mempersiapkan Penyaluran Tempat Cuci Tangan Gratis Kepada Masyarakat Ohoi Dian




 Pembagian Tempat Cuci Tangan & Sabun kepada masyarakat oleh Relawan


Pembatasan aktifitas masyarakat di Ohoi Dian di malam hari, dalam Jangka Waktu dekat akan diberlakukan setelah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, hal ini dilakukan agar masyarakat patuh terhadap anjuran pemerintah untuk tidak melakukan perjalanan atau aktifitas yang tidak mendesak di malam hari, yang tentunya akan berpengaruh langsung terhadap penertiban jam Belajar anak dirumah. Ketua Tim Relawan Menghimbau agar orang tua mampu mengontrol anak-anak dirumah agar tetap di rumah pada malam hari dan waktu libur ini digunakan untuk dari rumah belajar.

Sedangkan untuk melakukan sosialisasi dan edukasi masyarakat tentang Covid-19, Tim relawan akan menggunakan media sosial dan elektronik untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, mengingat anjuran pemerintah untuk tidak melakukan kegiatan yang mengkonsentrasikan massa.

(N.A.M.)

1 komentar:

  1. Sukses untuk basudara di Ohoi Dian
    Semoga kita semua aman dalam Lindungan Tuhan

    BalasHapus